10/19/2011

Soal Olimpiade Matematika 2011

Soal 1:
Jika bilangan bulat x dan y dibagi 4, maka bersisa 3. Jika bilangan x – 3y dibagi 4 maka akan bersisa berapa?

Soal 2:
Perhatikan gambar berikut. Suatu lingkaran berjari-jari 2 cm, berpusat di A. Suatu persegi memiliki titik sudut di A dan satu titik sudut di A dan satu titik sudut yang lain di lingkaran. Di dalam persegi tersebut terdapat lingkaran yang menyinggung keempat sisi persegi. Di dalam lingkaran terdapat persegi yang keempat titik sudutnya berada di lingkaran tersebut. Di dalam persegi ini terdapat lingkaran yang menyinggung keempat sisi persegi. Luas daerah yang diarsir sama dengan …



Penyelesaian:
Soal 1:

Jelas x = 4n + 3 dan y = 4m + 3 dengan m, n anggota bilangan bulat.
Jelas x – 3y = 4n + 3 + 3(4m + 3) = 4n + 3 + 4.3m + 9 = 4n + 4.3m + 12 = 4(n + 3m +3)
Jadi tidak bersisa.
Soal 1 terselesaikan.


Soal 2:
Kalau yang ini baru agak mikir. Hehehe…

Tulis
L1: luas daerah persegi besar
L2: luas daerah lingkaran didalam persegi besar
L3: luas daerah persegi kecil
L4: luas daerah lingkaran yang terkecil
LD: luas yang diarsir



Jelas L1 = 2 karena panjang diagonal persegi besar sama dengan panjang jari-jari lingkaran terbesar. Berdasarkan rumus luas daerah persegi dengan diagonal, maka diketahui bahwa L1 = 2 cm2.
Karena L1= 2, maka panjang sisi persegi1 adalah akar 2.
Oleh sebab panjang sisi persegi1 adalah akar 2, maka panjang jari-jari lingkaran2 adalah ½ akar 2.
Diperoleh L2= π . r2 = π . [½ . akar 2]2 = π . ½ = ½ . π.

Jelas panjang diameter lingkaran2 adalah akar 2, yang juga merupakan diagonal dari persegi3.
Sehingga L3 = ½ . (akar 2)2 = 1.
Jai L3 = 1 cm2.

Karena L3= 1, maka panjang sisi persegi3 adalah 1.
Oleh sebab panjang sisi persegi3 adalah 1, maka panjang jari-jari lingkaran4 adalah ½.
Diperoleh L4= π . r2 = π . [(1]2 = π

Diperoleh,
Jelas LD = (L1 – L2) + (L3 – L4) = (2 – ½ . π) + (1 – π) = 3 - (3/2) π.
Jadi LD = 3 - (3/2) π.
Sumber : http://olimpiadematematika-ardhiprabowo.blogspot.com/

8/28/2011

Selamat Hari Raya Iedul Fitri 1432 H

Fitrah sejati adalah mengakbarkan Allah…
dan Syariat-Nya di alam jiwa..
di dunia nyata, dalam segala gerak..
di sepanjang nafas dan langkah..
semoga seperti itulah diri kita di hari kemenangan ini..
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1432 H,
Mohon Maaf Lahir dan Batin

Maski Azizah & Keluarga

8/26/2011

Tetap Waspada Tipu Daya Setan/Iblis

Wahai saudaraku beberapa hari lagi kita akan memperingati Hari Raya Iedul Fitri, berarti puasa Ramadhan kita pun tinggal beberapa hari lagi. Marilah kita saling mengingatkan agar ibadah kita tetap lancar dan tak terpengaruh oleh godaan/rintangan setan maka ada baiknya jika kita mengingat kembali tipu daya setan dalam menggoda manusia, sehingga menjadi tersesat. Hal ini perlu bagi kita untuk berjaga-jaga, untuk waspada sehingga semua amal ibadah kita tetap terjaga dari tipu-daya dan godaan setan terkutuk.

Sesungguhnya ada tujuh macam tipuan dan ajakn setan. Tujuh tipuan/ajakan setan tersebut adalah sebagai tersebut:

1}. Setan melarang manusia agar taat kepada allah. Namun bagi orang-orang yang mendapat perlindungan dari allah tak akan mau dan menggubris ajakan tersebut, bahkan orang beriman akan berkata : "Aku membutuhkan sekali pahala dari allah. Oleh sebab itu aku harus mempunyai bekal dari dunia kehidupan untuk kehidupanku kelak di akhirat".

2}.Setan mengajak manusia untuk mengakhiri amal taat. Seolah-olah setan berkata,: "Taubat nanti saja kalau sudah tua. Selagi mudah turuti hawa nafsu mengejar kenikmatan. agar hidupmu terasa sempurna". Akan tetapi bagi orang yang mendapat perlindungan allah dan mendapat hidayah akan berkata demikian. "Waktu kematianku bukan berada pada kekuasaanku. Jika aku menunda amal baikku sekarang, untuk hari esok, lalu amalan untuk esok kapan dapat kukerjakan, padahal setiap waktu ada jatahnya amal sendiri".

3}. Setiap saat setan mendorong manusia agar tergesa-gesa mengerjakan amal baik. seolah-olah setan berkata: "Cepat-cepatlah beramal,belomba-lomba agar engkau dapat mengumpulkan amal yang lebih banyak".
Namun bagi orang yang beriman berkata,:Amaln yang sedikit tetapi sempurna akan lebih baik dibandingkan amal banyak tetapi tidak semurna. Sifat tergesa-gesa dalam mengerjakan amalan hanya membuat cacat saja".

4}.Setan menanamkan sifat riya dengan memerintahkan agar manusia mengerjakan amalan baik dengan sempurna. Kalau tidak sempurna nanti di celah orang. Namun bagi orang mendapat petunjuk dan di pelihara oleh allah tak akan menggubris perintah tersebut, mungkinkah berkata: "Amaln yang kulakukan. meskipun di cela oleh manusia bukan masalah bagiku, yang penting allah menilai baik.

5}.Setan menanamkan perasaan dalam hati manusia yang biasa beramal baik. Seolah-olah membisikan kata-kata: "kau beramal shalih, derajatmu benar-benar tinggi, kau sempurna, cerdik dan mulia". Padahal sesungguhnya kemuliaan, keagungan dan kesempurnaan itu hanyalah milik allah, bukan milik kita dan tentang kita beramal shalih itu pun berkat iji dan kekuasaannya, sama sekali tak berharga amalanku ini di bandingkan dosa-dosaku".

6}. Jika jalan nomor lima itu gagal maka setan mengajukan tipuan yang lebih hebat lagi dan lebih halus lagi, saking halus dan hebatnya, maka orang banyak yang tak menyadari kalau itu tipuan. Setan membisikan kata-kata demikian: "Bersungguh-sungguhlah engkau beramal dengan sir, jangan sampai di ketahui manusia sebab hanya allah yang akan menampakan amalanmu di depan manusia. Dan akhirnya dengan sendirinya manusia akan tahu kalau kau adalah tukang beribadah dan berhati ikhlas". Betapa cerdiknya setan, secara halus sekali ia menanamkan sifat riya kepada manusia yang beribadah.
Akan tetapi bagi orang yang bermata hati tajam, di pelihara allah dan yang mendapat hidayah, tentu akan membantah kepada syatan demikian. "Wahai setan terlaknat, engkau tak henti-hentinya menggoda dan merusak amal baikku dengan berbagi rayuan, tipuan yang manis tapi berbisa. Dan kini seolah-olah engkau berlagak memberi nasehat untuk memperbaiki amalku, padahal sesungguhnya di balik itu kau punya tujuan busuk untuk merusaknya. Aku ini hamba allah, dan allah jualah yang menjadikan diriku. Jika allah berkehendak menampakan amalanku atau menyembunyikan; membuat aku mulia atau hina itu bukan urusan manusia dan juga bukan setan".

7}. Jika gagal dengan kiat tersebut diatas maka ia membisikan godaan dan rayuan lagi kepada manusia: "Mengapa engkau bersusah payah untuk beribadah, jika allah memberi ijin dan menetapkan dirimu menjadi makhluk bahagia di hari kiamat, tentu kau akan bahagia. walaupun kau bersusah payah beribadah, tetapi jika tuhan tidak mengijinkan kau bahagia kelak di akhirat, hidupmu akan menderita, sia-sia amal ibadahmu". Tetapi bagi orang yang keimanannya di pelihara oleh sang maha khaliq, akan berkata : "Aku ini hamba allah, mempunyai kewajiban untuk berbakti dan beribadah serta menjalankan perintahnya dan menghindariapa apa yang di larang. Soal keadaanku dan nasibku kelak di akhirat, itu urusan dan wewenangNya".

Kesimpulan:
Oleh sebab itu wahai saudaraku, semoga allah memberi rahmat dan hidayahNya kepada kita sekalian dalam urusan beramal shalih. serta telah engkau baca uraian di atas, sesungguhnya beribadah itu banyak rintangan, berbagai cara dan rayuan setan di lancarkan. jika kita tidak berhati-hati, tentu saja akan terkecoh dan akhirnya akan terjerumus juga ke lembah kesengsaraan. Oleh sebab itu, janganlah bosan-bosannya berdzikir dan memohon perlindungan allah dari godaan setan yang terkutuk.

Facebook Untuk Media Pembelajaran

Ternyata, anak-anak lebih senang membaca SMS dan email daripada membaca buku cerita atau novel. Anak perempuan senang membaca SMS, majalah, email, lirik lagu, pesan di jejaring sosial, dan puisi. Sementara anak lelaki senang membaca koran dan komik. Hanya sedikit anak yang membaca Ebook. Terungkap pula bahwa 1 dari 8 anak tidak pernah ke perpustakaan atau membeli buku cerita.

Begitu fakta dari penelitian terhadap 18.000 anak sekolah usia 8—17 tahun. Mereka berasal dari 111 sekolah di Inggris daratan, Wales, Skotlandia, dan Irlandia Utara. Penelitian dilakukan oleh The National Literacy Trust. Fakta ini memprihatikan karena dapat menumbuhkan generasi 1 dari 6 orang dewasa yang bermasalah dengan membaca. Karenanya, anak-anak harus dibantu dalam membaca dan mencintai bacaan. Hal itu dapat mengubah kehidupan anak dan memberi anak kesempatan dan cita-cita yang baru.

Facebook
Di negara kita, demamfacebook melanda siapa saja termasuk pelajar. Banyak diantara kita termasuk para pelajar memiliki account lebih dari satu. Hampir setiap saat mereka membuka Facebook, baik melalui ponsel maupun komputer. Itulah budaya kita yang suka buka-buka jendela orang, iseng menuliskan unek-unek, atau apa saja melalui Facebook.

Mengapa Facebook tidak digunakan sebagai sarana pembelajaran bagi guru? Banyak faktor yang menjadi penyebab. Salah satunya adalah budaya kita juga cenderung menerima apa adanya, tanpa mau melakukan eksplore/memperluas wawasan dan pengetahuan. Kalo sudah memiliki account facebook. kalau sudah mampu melihat jendela orang ... ya sudah, cukup, ngapain eksplor pengetahuan. Termasuk juga para guru kita, melaksanakan kegiatan pembelajaran bersifat monoton, minim kreativitas, kurang melakukan inovasi. Budaya inilah yang mampu menularkan kepada siswa-siswi kita sehingga kurang kreatif, kurang inovatif, tidak cerdas dalam menanggapi masalah.

Kalau dipikir dan direnungkan, sebenarnya Facebook, twitter, blogger dan lain sebagainya bisa dijadikan sebagai media pembelajaran. Para guru dapat menyisipkan pengetahuan dan materi pembelajaran didalam dinding facebook atau twitter. Para guru dapat memberikan tugas rumah melalui kedua situs jejaring sosial tersebut atau bahkan melalui email. Namun ... masih belum banyak yang mengetahui, masih belum banyak yang menggunakan. Hal ini bisa dimaklumi karena ketidak-tahuan, semua itu karena kurang kreatif dan miskin inovatif, itulah budaya kita .... puas dengan apa yang dimilikinya, termasuk pengetahuan dan pemahamannya.

Semoga tulisan ini mampu menggugah, mampu menjadi inspirasi kelemahan dan kekurangan kita terhadap kreativitas dan inovasi kita dalam dunia pendidikan.